Anggaran Rp2,3 Miliar dari APBD 2026, Pemkab Mojokerto Lebar Jalan Batankrajan-Penompo untuk Dongkrak Ekonomi Warga

Anggaran Rp2,3 Miliar dari APBD 2026, Pemkab Mojokerto Lebar Jalan Batankrajan-Penompo untuk Dongkrak Ekonomi Warga

 

 

 

 

MOJOKERTO majapahitpos.com – 16 juli 2026 Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menggelontorkan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan demi memperlancar konektivitas antarwilayah. Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum menuntaskan pelebaran dan peningkatan kualitas jalan di Ruas Jalan Batankrajan-Penompo.

 

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp2.377.047.000,00 (dua miliar tiga ratus tujuh puluh tujuh juta empat puluh tujuh ribu rupiah) ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mojokerto Tahun 2026. Pekerjaan tersebut dipercayakan kepada kontraktor lokal, CV Alfi Jaya.

 

 

Berdasarkan data teknis, pekerjaan ini meliputi pelebaran badan jalan hingga mencapai standar lebar 5,50 meter dengan panjang total 490,00 meter. Peningkatan dimensi jalan ini bertujuan agar arus lalu lintas, termasuk kendaraan bermuatan sedang, dapat berjalan lebih lancar dan aman.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mojokerto [Nama Kadis PU jika ada] menjelaskan bahwa target waktu penyelesaian proyek ini adalah 150 hari kalender. Pekerjaan telah resmi dimulai pada 31 Juni 2026 dan diharapkan dapat rampung sesuai jadwal untuk segera dinikmati masyarakat.

 

“Pelebaran jalan di ruas Batankrajan-Penompo ini bukan sekadar perbaikan fisik, tetapi merupakan investasi untuk memperlancar hubungan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Dengan jalan yang lebih lebar dan baik, distribusi hasil pertanian dan akses warga ke pusat layanan akan semakin mudah,” ujarnya.

 

Ruas Jalan Batankrajan-Penompo merupakan jalur vital yang menghubungkan beberapa dusun dan desa di wilayah tersebut. Sebelumnya, kondisi jalan yang sempit sering menjadi kendala bagi mobilitas warga, terutama saat jam sibuk atau saat musim panen raya.

 

Dengan adanya pelebaran ini, diharapkan tidak hanya mengurangi kemacetan lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Akses yang lebih baik akan memudahkan pedagang, petani, dan pelaku UMKM dalam mendistribusikan barang dagangan mereka.

 

Warga setempat menyambut positif langkah Pemkab Mojokerto ini. Mereka berharap setelah proyek selesai, perawatan jalan juga akan terus dilakukan secara berkala agar infrastruktur tetap awet dan bermanfaat jangka panjang.

 

Hingga berita ini diturunkan, progres pengerjaan oleh CV Alfi Jaya terus dipantau ketat oleh tim pengawas dari pemerintah daerah untuk memastikan kualitas material dan ketepatan waktu penyelesaian.

Red. Sunarmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *